Langsung ke konten utama

Praktikum 5 (Konfigurasi WebServer dan Simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer)

 HHasil dan Pembahasan Praktikum :

Hai hai... haloo para pembaca yang bahagiaa...semoga ga bosen ya membaca blog dari aku dan semoga kalian bisa mengambil Ilmu yang aku share inii😁

kalian tau ga praktikum kali ini membahas apa? ya betul... WebServer dan VLAN, tapi kalian tau ga itu apa sih? nahh jadi Web server adalah perangkat lunak yang memberi layanan berupa data. Web server bertugas untuk menerima permintaan HTTPS atau HTTP dari pengguna internet. Setelah itu, web server akan menyediakan respons atas permintaan tersebut dalam bentuk halaman web. VLAN adalah Virtual Local Area Network yang dapat menghubungkan beberapa perangkat dan mesin dalam satu jaringan, tanpa harus menempatkan perangkat di lokasi geografis yang sama.

selanjutnya kita bakal langsung ke prosedur praktikum aja ya...ayo ikuti prosedurnya


Prosedur Praktikum :

1. Pertama masukkan beberapa perangkat seperti gambar dibawah ini, sambungkan secara berurutan, dari vlan 100 ke switch hingga vlan 400 dan di akhir sambungkan router ke switch




2. Masuk ke CLI pada switch dan ketikkan di CLI seperti gambar dibawah ini

a. enable

b. vlan database

c. vlan (misal 100) name (nama vlan)

lakukan beberapa kali jika membuat beberapa VLAN

3. kemudian cek VLAN yang sudah kita buat apakah sudah ditambahkan dengan mengetik “show vlan” pada CLI



4. Kemudian memasukkan port mana saja yang akan ditambahkan ke VLAN yang sudah kita buat tadi

a. enable

b. conf t

c. int f(port yang dimasukkan ke VLAN)

d. switchport access vlan (angka VLAN)

kemudian lakukan juga pada port lain

5. Selanjutnya cek kembali port tadi apakah sudah masuk ke vlan, ketik “show vlan”



6. kemudian masuk ke salah satu server dari vlan yang sudah kita buat tadi, seperti biasa kita atur IP pada server dan gatewaynya.



7. Selanjutnya kita akan mengatur DHCP server untuk client pada jaringan VLAN yang pertama. Isikan Default gateway, Start IP Address, SubnetMask dan juga maximal jumlah user, kemudian “on” pada service dan save. Lakukan juga pada server semua jaringan, dan bedakan Network setiap jaringannya.



8. Masuk ke PC ubah IPnya menjadi DHCP, tunggu beberapa saat, jika berhasil maka PC akan mendapat IP sesuai dengan yang kita atur di Server



9. Jika semua server sudah diatur dan semua PC sudah mendapatkan IP sesuai jaringan masing masing, maka saatnya mengatur Router. Langkahnya sebagai berikut

a. ketikkan “no”

b. enable

c. conf t

d. int f((port router).(angka vlan)), contoh : int f0/0.100

e. encapsulation dot1q (angka vlan)

f. ip add (ip gateway vlan) (subnetmask)

g. no sh

h. exit

i. lakukan lagi dari step “d” semua VLAN


10. Untuk pengecekan kalian bisa arahkan kursor kalian ke router dan akan muncul seperti gambar dibawah



11. Selanjutnya kita kembali ke switch dan lakukan seperti dibawah

a. enable

b. conf t

c. int f(port switch yang terhubung ke router)

d. switchport mode trunk

e. exit

12. lakukan tes ping VLAN yang berbeda jaringan, jika berhasil maka akan seperti gambar dibawah



13. Kemudian mengatur web server, masuk ke services>http> kemudian ubah ubah isi dari index dengan menekan edit dan ubah code html semau kalian, buatlah web kalian sendiri sekreatif mungkin. Editlah isi semua http dari tiap server dan buat hyperlink agar bisa mengakses web lain dari tampilan web yang sedang dibuka.



 

14. Cara mengakses web yang kita buat pertama tama masuk ke pc>desktop>web browser> kemudian ketikkan IP dari server kalian. Dibawah adalah contoh hasil design web yang sudah saya buat.





15. Selesai.....


Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :

1. Kesalahan memasukkan code html sehingga foto tidak muncul, solusinya lebih teliti dalam menulis code.

2. Saat memasukkan IP gateway pada router sedikit sulit karena kita harus tau port mana yang terhubung ke switch, solusinya bisa di tulis port port mana saja yang digunakan.


Kesimpulan Percobaan :

1. Web server berguna untuk menampilkan halaman html pada client dan bisa diakses siapa saja yang terhubung ke jaringan

2. VLAN berfungsi membagi switch menjadi beberapa bagian agar bisa membuat jaringan yang berbeda beda dalam 1 switch.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum 3 (Jaringan Client-Server dan Jaringan Router Pada Cisco Packet Tracer)

HHasil dan Pembahasan Praktikum : Halo pembaca sekalian,,, semoga para pembaca dalam keadaan sehat πŸ˜„πŸ‘ praktikum kali ini membahas tentang DHCP dan cara kerja router....apa itu? mari baca pembahasan berikut. pada pembahasan praktikum kali ini dibahas tentang DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), DHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Singkatnya DHCP berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada perangkat yang tersambung ke jaringan. Selain IP, DHCP juga bisa memberikan Default Gateway dan DNS server secara otomatis. Kemudian dijelaskan juga cara menyambungkan atau menghubungkan 2 jaringan yang berbeda menggunakan router dan cara menyetting router menggunakan CLI (Command-Line Interface) Prosedur Praktikum : 1. Pertama buatlah project file baru Cisco Packet Tracer 2. Masukkan 1 buah router, 2 buah server, 2 buah switch, dan 6 buah end device. Bagi menjadi 2, simulasikan ada 2 gedu...