HHasil dan Pembahasan Praktikum :
Hai hai... haloo para pembaca yang bahagiaa...semoga ga bosen ya membaca blog dari aku dan semoga kalian bisa mengambil Ilmu yang aku share inii😁
kalian tau ga praktikum kali ini membahas apa? ya betul... WebServer dan VLAN, tapi kalian tau ga itu apa sih? nahh jadi Web server adalah perangkat lunak yang memberi layanan berupa data. Web server bertugas untuk menerima permintaan HTTPS atau HTTP dari pengguna internet. Setelah itu, web server akan menyediakan respons atas permintaan tersebut dalam bentuk halaman web. VLAN adalah Virtual Local Area Network yang dapat menghubungkan beberapa perangkat dan mesin dalam satu jaringan, tanpa harus menempatkan perangkat di lokasi geografis yang sama.
selanjutnya kita bakal langsung ke prosedur praktikum aja ya...ayo ikuti prosedurnya
Prosedur Praktikum :
1.
Pertama masukkan beberapa perangkat seperti gambar dibawah ini, sambungkan
secara berurutan, dari vlan 100 ke switch hingga vlan 400 dan di akhir
sambungkan router ke switch
2.
Masuk ke CLI pada switch dan ketikkan di CLI seperti gambar dibawah ini
a. enable
b. vlan database
c. vlan (misal 100) name
(nama vlan)
lakukan beberapa kali
jika membuat beberapa VLAN
3.
kemudian cek VLAN yang sudah kita buat apakah sudah ditambahkan dengan mengetik
“show vlan” pada CLI
4.
Kemudian memasukkan port mana saja yang akan ditambahkan ke VLAN yang sudah
kita buat tadi
a.
enable
b.
conf t
c.
int f(port yang dimasukkan ke VLAN)
d.
switchport access vlan (angka VLAN)
kemudian
lakukan juga pada port lain
5.
Selanjutnya cek kembali port tadi apakah sudah masuk ke vlan, ketik “show vlan”
6.
kemudian masuk ke salah satu server dari vlan yang sudah kita buat tadi,
seperti biasa kita atur IP pada server dan gatewaynya.
7.
Selanjutnya kita akan mengatur DHCP server untuk client pada jaringan VLAN yang
pertama. Isikan Default gateway, Start IP Address, SubnetMask dan juga maximal
jumlah user, kemudian “on” pada service dan save. Lakukan juga pada server
semua jaringan, dan bedakan Network setiap jaringannya.
8.
Masuk ke PC ubah IPnya menjadi DHCP, tunggu beberapa saat, jika berhasil maka PC
akan mendapat IP sesuai dengan yang kita atur di Server
9.
Jika semua server sudah diatur dan semua PC sudah mendapatkan IP sesuai
jaringan masing masing, maka saatnya mengatur Router. Langkahnya sebagai
berikut
a.
ketikkan “no”
b.
enable
c.
conf t
d.
int f((port router).(angka vlan)), contoh : int f0/0.100
e.
encapsulation dot1q (angka vlan)
f.
ip add (ip gateway vlan) (subnetmask)
g.
no sh
h.
exit
i.
lakukan lagi dari step “d” semua VLAN
10. Untuk pengecekan kalian bisa arahkan kursor kalian ke router dan akan muncul seperti gambar dibawah
11.
Selanjutnya kita kembali ke switch dan lakukan seperti dibawah
a.
enable
b.
conf t
c.
int f(port switch yang terhubung ke router)
d.
switchport mode trunk
e.
exit
12.
lakukan tes ping VLAN yang berbeda jaringan, jika berhasil maka akan seperti
gambar dibawah
13.
Kemudian mengatur web server, masuk ke services>http> kemudian ubah ubah
isi dari index dengan menekan edit dan ubah code html semau kalian, buatlah web
kalian sendiri sekreatif mungkin. Editlah isi semua http dari tiap server dan
buat hyperlink agar bisa mengakses web lain dari tampilan web yang sedang
dibuka.
14.
Cara mengakses web yang kita buat pertama tama masuk ke pc>desktop>web
browser> kemudian ketikkan IP dari server kalian. Dibawah adalah contoh
hasil design web yang sudah saya buat.
Diagnosa
dan Troubleshooting Masalah :
1. Kesalahan memasukkan code html sehingga foto tidak muncul, solusinya lebih teliti dalam menulis code.
2. Saat memasukkan IP gateway pada router sedikit sulit karena kita harus tau port mana yang terhubung ke switch, solusinya bisa di tulis port port mana saja yang digunakan.
Kesimpulan Percobaan :
1. Web server berguna untuk menampilkan halaman html pada client dan bisa diakses siapa saja yang terhubung ke jaringan
2. VLAN berfungsi membagi switch menjadi beberapa bagian agar bisa membuat jaringan yang berbeda beda dalam 1 switch.


















Komentar
Posting Komentar