HHasil dan Pembahasan Praktikum :
Hai hai halooo para pembaca sekalian, semoga para pembaca dalam keadaan bahagia😁 dan tidak bosan membaca blog ini yaa.. hehe
Pembahasan kali ini yaitu perangkat Access Point, kalian tau ga apa itu Access Point? Access point adalah perangkat keras jaringan komputer yang menghubungkan piranti nirkabel dengan jaringan lokal menggunakan teknologi, seperti wifi, bluetooth, wireless, dan lain sebagainya. Dan juga pada praktikum kali ini dibahas tentang subnetting, apa itu subnetting? subnetting adalah upaya / proses untuk memecah sebuah network dengan jumlah host yang cukup banyak, menjadi beberapa network dengan jumlah host yang lebih sedikit subnetting ini digunakan untuk menambah jaringan dengan memecah jaringan komputer menjadi lebih kecil (subnetwork)
- Prosedur Praktikum
1. Buatlah project cisco packet tracer terlebih dahulu
2. Masukkan perangkat dan susun seperti gambar dibawah
3. Kemudian sambungkan server dan access point ke switch dan sambungkan switch ke router seperti gambar dibawah, lakukan pada kedua jaringan A dan jaringan B
4. Selanjutnya atur access point, pertama masuk ke access point>config>port 1, ubah SSID sesuai keinginan dan ubah authentication menjadi WPA2-PSK dan atur password yang diinginkan.
5. Lanjut ke pc pada jaringan yang sama dengan access point, matikan terlebih dahulu pcnya
6. Kemudian scroll kebawah dan ganti port ethernet dengan WMP300N, jangan lupa nyalakan kembali pc
7. Untuk laptop juga sama, matikan terlebih dahulu laptop kemudian ganti port ethernet menjadi WMP300N dan jangan lupa untuk nyalakan kembali laptop
8. Kemudian pada pc pindah ke config>wireless0, masukkan SSID dan Password yang sama dengan di access point, lakukan juga kepada pc dan laptop lainnya
9. Lakukan juga pada jaringan B, namun SSID pada access point dibedakan antara access point jaringan A dan jaringan B
10. Selanjutnya atur IP address server pada jaringan A menggunakan IP Class B dengan subnet mask 255.255.255.248 agar jumlah host bisa dikerucutkan, jangan lupa untuk mengatur default gateway
11. Pindah kebagian services>DHCP, ubah default gateway sesuai yang dimasukkan di gateway server dan ubah start IP address 128.10.10.3 dengan subnet mask yang sama dengan yang dimasukkan di IP server, pada service ubah menjadi “on” kemudian save.
12. Lakukan juga pengaturan pada server jaringan B dengan IP Class C dengan subnet mask 255.255.255.248
13. Jika sudah berhasil di atur DHCP nya, maka pc dan laptop yang tersambung ke access point secara otomatis mendapat IP
14. Lanjut menyetting router menggunakan CLI, lakukan seperti gambar berikut
15. Saatnya tes ping dari PC jaringan A ke PC jaringan B, jika berhasil maka akan seperti ini
16. Begini penampakan jaringan yang sudah dibuat tadi
- Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
1. PC atau laptop yang tersambung ke access point yang berada pada jaringan lain, solusinya yaitu dengan membedakan SSID setiap access point.
- Kesimpulan Percobaan :
1. Perangkat access point berguna untuk memudahkan user untuk menghubungkan perangkat ke jaringan local tanpa menggunakan kabel/wireless












Komentar
Posting Komentar